Ngomongin tentang petani tentu yang pertama kali muncul di benak kita
adalah sawah. Sebagian besar anak muda jaman sekarang nggak mau jadi petani.
Banyak yang bilang petani itu nggak keren. Kerjanya kepanasan. Nggak elit,
karena harus ada di sawah atau di kebun. Udah gitu mesti pegang pupuk. Iya
kalau pupuk buatan pabrik, lah kalau pupuk kandang. Idih ogah banget. Entah
sejak kapan banyak sekali tanggapan yang kreatif tentang profesi petani ini.
Jika kita masih berpikiran bahwa jadi petani itu nggak keren maka baiknya
kita melakukan brain wash. Iyap, cuci otak biar otak kita bisa berpikir lebih
jernih lagi. Kalau ada yang bilang bahwa kerjanya petani itu kepanasan, pasti
yang bilang termasuk orang yang kecerdasan intelegentnya dibawah rata-rata.
Secara kalau petani kerjanya di dalam ruangan, sedangkan tanaman butuh cahaya
matahari sebagai salah satu bahan untuk memasak makanan. Masih ingatkan kalau
Cahaya matahari+CO2 akan diolah menjadi makanan yang mana bisa kita nikmati.
Terus kalau petani harus menanam di dalam ruangan dan membuat sinar matahari
buatan, butuh berapa miliar coba buat kayak gituan?! Karena para petani itu
cerdas dan mau berkorban makanya mereka milih buat panas-panasan biar bisa
menghemat anggaran dana. Biar hasilnya bisa dinikmati semua orang.
Kalau ada yang bilang jadi petani nggak elit, maka nggak ada salahnya buat
jedukin itu kepala ke tembok. Coba sekarang tanyakan harga tanah per meter di
daerahmu berapa coba? Dan jadi petani itu biasanya memiliki lahan. Yang mana
lahan ini pastinya dibeli pake duit, kecuali kalau kita masih hidup di jaman
megalitikum pakenya bukan duit tapi barter alias tukar menukar barang. Petani itu bukannya nggak elit, tetapi mereka
paham benar bagaimana cara memaknai hidup dengan hal-hal yang bermanfaat. Nggak
cuma mikirin gengsi kayak kita.
Terus kalau jadi petani nggak mau pegang pupuk, emangnya bisa itu tanaman
kita kasih hp?! Jelas pake huruf S jawabnnya nggak. Kita aja dikasih orangtua
makanan yang bergizi biar sehat. Sama juga tanaman perlu pupuk biar sehat. Kita
nggak perlu jijik liat pupuk kandang, justru kalau kita lebih suka pupuk kimia
kita mesti belajar lagi pelajaran biologi. Pupuk kandang jauh lebih sehat dan
lebih baik untuk tanaman. Pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan ini
nggak bahaya buat kesehatan kita. Udah gitu petani yang memakai pupuk kandang
ini termasuk cerdas dan efisien. Biaya perawatan juga bisa dihemat.
Petani itu meskipun nggak kuliah tetapi mereka bisa saja jauh lebih pintar
dari kita yang kuliah. Karena para petani belajarnya langsung dari pengalaman
dan kehidupan. Beda sama kita yang Cuma belajar teori aja. Belum tentu juga
kalau disuruh bikin kompos sukses. Kita itu harusnya menghargai setiap profesi
yang ada di dunia ini. Setiap profesi memiliki manfaat. Kalau nggak ada petani
kita mau makan apa? Makan duit? Makan fb? Makan gadget? Nggak bisalah. Mulai
detik ini stop menghina petani. Kita juga harus mengakui jika jadi petani itu
keren. Iya petani itu keren. Karena nggak semua orang mau menjadi petani. Nggak
semua orang mau mikirin perut orang lain. Bayangin aja kalau seleruh penduduk
dunia nggak ada yang mau jadi petani. Makan apa coba?!. Keep Smart dan Jadi
petani keren

Tidak ada komentar:
Posting Komentar